Tradisi Mercon

… berikut tulisan yang awalnya kami kirim untuk pikiran pembaca KR tanggal 10 Juli 2015, yang kemudian kami beri beberapa tambahan untuk kami posting di sini …

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Selama Ramadhan, terlebih menjelang Lebaran, sudah menjadi tradisi di banyak tempat untuk menyulut MERCON. Mari kita pikir dan renungkan :

  1. Kebanyakan dilakukan oleh anak-anak yang belum dewasa fisik, pemikiran, maupun pengalamannya.
  2. Apabila kita mengizinkan (tidak melarang ataupun peduli) anak kita menyulut mercon, akankah kita izinkan mereka menyulutnya di rumah kita, atau di kamar kita ?
  3. Kenapa kita tidak mengizinkan menyulut mercon di rumah kita sendiri ? Apakah karena kita merasa terganggu ?
  4. Kalau mengganggu, kenapa anda izinkan (biarkan) mereka menyulut mercon ? Apakah karena kita tidak peduli bila mengganggu orang lain ?
  5. Korban mercon “selalu” ada, banyak, dan terus berjatuhan (lihat sebagian daftar yang saya lampirkan di bagian bawah tulisan ini). Setiap korban dalam kondisi mengenaskan : dari luka bakar, hancurnya sebagian organ tubuh, sampai kematian. Maukah hal tersebut menimpa anak kecil kita ? Na’udzubillahi min dzalik. Jangan sampai terjadi pada anak kita,, tapi selama tradisi mercon ada, hampir pasti ada korban, lha terus siapa yang anaknya musti jadi korban ?
  6. Bagaimana bila umat non-muslim merasa terganggu dan menganggap tradisi mercon adalah ajaran Islam ?? OMG 🙁
  7. Seringkali mereka bercanda dengan saling melempar mercon ke temannya dan temannya menghindar dan semua tertawa,,, bagaimana bila sesekali pas tidak bisa menghindar ? Sekecil apapun mercon, bila langsung mengenai badan mungil anak kita, terlebih bila pas di bagian vital (mata, rambut, dsb), akan buruk sekali.
  8. Kira-kira apa ya doanya orang-orang yang kaget/terganggu dengan suara mercon ? Berapa persen kah yang mendoakan kebaikan (bagi anak-anak kita) ? Barusan kami melihat, yang nyulut mercon pun langsung “misuh-misuh” begitu kaget karena ada yang ngelempar mercon dekat di belakangnya ?
  9. Mereka masih anak yang belum bisa berpikir panjang, terpikirkah bila sesekali saja, ada petasan roket yang jatuh di POM bensin, toko bensin, pangkalan elpiji ? Siapa yang bertanggungjawab ? Kalo orangtuanya yang musti bertanggungjawab, bila itu POM bensin, bisa membebani kita seumur hidup, na’udzubillaah.
  10. Bayangkan bila ada yang sakit jantung. Bagaimana dengan yang sedang sakit ? Bagaimana dengan yang sedang bersusahpayah menidurkan anak bayinya ?
  11. Bayangkan bila ada yang tidak terima dan memukul atau bahkan membully anak kita. Na’udzubillaah.
  12. Tradisi mercon mengajarkan: mencari kesenangan semu di atas penderitaan orang lain (kok kayak koruptor ye ..?), berpikir sempit, cuek, tidak peduli, tidak berpikir panjang/sistematis, melatih berbuat zholim, buang sampah sembarangan, dll.
  13. Tadi malam (15 Juni 2017 / 15 Ramadhan 1438 H), saya membaca tulisan ini:
    https://web.facebook.com/permalink.php?story_fbid=1370967239617722&id=122838287763963&pnref=story
    Coba bandingkan dan renungkan : betapa jauh lebih bermanfaatnya bila uang untuk membeli mercon digunakan untuk membantu yang begituan, hal ini (membantu yang membutuhkan) juga akan menjadi pendidikan yang sangat baik untuk anak-anak kita, manfaatnya terasa, bahkan untuk jangka yang sangat panjang. Mohon direnungkan : BANDINGKAN !

Bila tradisi mercon itu buruk dan bila itu sudah menjadi tradisi, maka harus kita hentikan, kita putus rantai tradisi jahiliyah ini. Jangan menunggu hal buruk menimpa (anak-anak) kita, baru kita peduli dan sangat menyesal, Na’udzubillah. Mari kita mulai dari anak-anak kita, bila masing-masing orangtua bisa melarang anak-anaknya untuk tidak menyulut mercon, maka tidak ada lagi yang menyulut mercon, kecuali yang tidak punya orangtua, atau yang bukan anak manusia, hiiyy … 😉

 

LAMPIRAN [ sebagian dari berita di media tentang KORBAN MERCON ] :

2017

Mercon Meledak Robohkan Satu Rumah, Dua Anak Balita Tewas
http://regional.kompas.com/read/2017/05/31/16473401/mercon.meledak.robohkan.satu.rumah.dua.anak.balita.tewas

Pelajar Asal Bantul Terkena Ledakan Saat Membuat Mercon
https://news.detik.com/berita-jawa-tengah/d-3514473/pelajar-asal-bantul-terkena-ledakan-saat-membuat-mercon
Pantau Anak Anda! 3 Jari Remaja di Bantul Ini Putus Akibat Ledakan Petasan
http://jogja.tribunnews.com/2017/05/30/pantau-anak-anda-3-jari-remaja-di-bantul-ini-putus-akibat-ledakan-petasan

Diduga Bondet yang Dikantongi Meledak, Warga Lumajang Tewas
https://nasional.tempo.co/read/news/2017/05/19/058876874/diduga-bondet-yang-dikantongi-meledak-warga-lumajang-tewas

2016

Astaga, Pergelangan Tangan Putus Kena Ledakan Petasan, Kadek Ardita Berlumuran Darah
http://bali.tribunnews.com/2016/12/20/astaga-pergelangan-tangan-putus-kena-ledakan-petasan-kadek-ardita-berlumuran-darah

Delapan Warga Denpasar Jadi Korban Petasan Tahun Baru
http://www.beritasatu.com/nusantara/407381-delapan-warga-denpasar-jadi-korban-petasan-tahun-baru.html

LAINNYA

Kepala Korban Ledakan Mercon Tak Ditemukan
http://news.okezone.com/read/2014/07/21/519/1015933/kepala-korban-ledakan-mercon-tak-ditemukan

 

3171total visits,3visits today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *